Selasa, 13 Maret 2018

Pantun teka-teki adalah pantun yang berisikan teka-teki dan dapat digolongkan sebagai salah jenis permainan dalam karya sastra. Ciri-ciri nya yakni, terdapatnya pertanyaan yang menarik untuk dijawab. Biasanya terletak pada bagian akhir pantun. Teka-teki dalam bentuk pantun dapat dijadikan sebagai alat pemicu pikiran yang cukup efektif. Karena, teka-teki pada hakikatnya soal yang berupa kalimat (cerita) sebagai permainan untuk mengasah pikiran. Dalam sastra lisan teks teka-teki sangat menarik, sebab teka-teki itu kadang-kadang berbentuk puisi, misalnya dalam bentuk pantun. Teka-teki tersebut menggunakan bahasa kiasan (seperti yang diterapkan dalam pantun), sehingga menyebabkan seseorang berfikir untuk mendapatkan jawapan. Dalam hal ini penampilan teka-teki memang mengharapkan jawaban dari yang mendengarkan. Fungsi pantun teka-teki adalah sebagai hiburan di waktu senggang.
Contoh pantun teka-teki:



Jikalau tuan tajuk cendana
Ambil gantang jemurkan pala
Jikalau tuan memang bijaksana
Binatang apa ekor di kepala?
(Jawabannya: Gajah)

Berlayar perahu dari Berandan
Menuju arah Selat Malaka
Lebar kepala dari badan
Apakah itu coba kau terka?
(Jawabannya: Ikan pari)

Burung nuri burung dara
Terbangnya di sekitar layangan
Cobalah cari wahai saudara
makin diisi makin ringan
(Jawabannya: Balon)

Kalau tuan bawa keladi
Bawa juga sipucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Apa binatang tanduk di hidung?
(Jawabannya: Badak)


Anak-anak bermain batu
Batu dilempar satu persatu
Berbadan lurus matanya satu
Ekornya tajam apakah itu?
(Jawabannya: Jarum)



Terburu-buru ke kamar mandi
Ternyata lupa membawa sabun
Coba tebak apakah ini
Selalu naik tak pernah turun?
(Jawabannya: Umur)

Maret 13, 2018 No comments » by Unknown
Posted in

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Social Media

@calviiin__

GG

Labels

About